UBT Dorong Ecohealthy Campus dan Desa Wisata Sehat Pantai Amal Lewat PKM Prodi Kedokteran

Tarakan, Kabar Kaltara – 5 Desember 2025. Program Studi Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Borneo Tarakan (UBT) merampungkan rangkaian kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang digelar pada 7 Oktober 2025 di Kelurahan Pantai Amal. Kegiatan ini menjadi pijakan awal UBT dalam mendorong lahirnya Desa Wisata Sehat Pantai Amal sekaligus menguatkan gerakan Ecohealthy Campus di lingkungan kampus.

Melalui pendampingan terhadap Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) TPS 3R Amal Jaya, kegiatan PKM ini menghadirkan edukasi pengelolaan sampah berbasis prinsip 3R, praktik pembuatan kompos metode Takakura, peningkatan sanitasi fasilitas pengelolaan sampah, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis. PKM melibatkan dosen, mahasiswa, tenaga kependidikan, serta kolaborasi dengan petugas kebersihan, petugas taman, petugas kantin, dan masyarakat setempat.

Read More

Ketua Prodi Kedokteran UBT sekaligus Ketua Pelaksana, Dr. dr. Tri Astuti Sugiyatmi, M.P.H., mengatakan bahwa program ini menjadi langkah strategis membangun Pantai Amal sebagai destinasi wisata sehat berbasis partisipasi masyarakat dan penguatan perilaku hidup bersih.

“Pantai Amal memiliki potensi besar, namun masih perlu ditingkatkan dari sisi kesehatan lingkungan dan perilaku masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memulai langkah kecil menuju terwujudnya Desa Wisata Sehat Pantai Amal,” ujarnya.

Program ini mendapat dukungan luas dari masyarakat dan pemangku kepentingan.
Ketua KSM TPS 3R Amal Jaya, Suryani, menyampaikan bahwa pendampingan dari UBT sangat membantu peningkatan kapasitas kelompok, khususnya dalam pengelolaan sampah plastik yang mendominasi kawasan pesisir.

“Kami siap berkolaborasi dengan UBT agar pengelolaan sampah di wilayah ini semakin baik dan mendukung terwujudnya Desa Wisata Sehat,” katanya.

Dukungan juga datang dari pemerintah setempat. Sutanto, S.E., mewakili Lurah Pantai Amal, menilai kegiatan ini penting untuk membangun kesadaran kolektif warga.

“Semoga kegiatan pengabdian seperti ini terus dilaksanakan, bukan hanya sekali, tetapi menjadi program berkelanjutan,” ujarnya.

Sementara itu, Edhy Pujianto, S.P., M.P., Kepala Bidang Pengelolaan Sampah dan TPS 3R Dinas Lingkungan Hidup Kota Tarakan, menegaskan pentingnya sinergi dalam upaya menjaga kebersihan destinasi wisata unggulan kota.

“Pantai Amal adalah destinasi unggulan Tarakan, tetapi kesadaran pengunjung terhadap kebersihan masih rendah. Harapannya, TPS 3R dapat melayani lebih luas dan kegiatan ini menjadi langkah nyata menuju Desa Wisata Sehat yang menjadi kebanggaan kota,” jelasnya.

Melalui PKM ini, UBT menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan di Tarakan, tidak hanya melalui pendidikan dan penelitian, tetapi juga pengabdian masyarakat yang berdampak langsung.

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *